Sampai di PekanBaru tanggal 30 juni... tanggal 2 Juli sudah kabur saja ke TOBA.
Perjalanan diawali pada tanggal 2 juli dengan menggunakan bus yang katanya superexecutive, padahal loak-loak, yaitu bus PMH. Destination Balige, capital of Tapanuli Tengah, final destination: janji Raja, kampung nyokap gw, sebuah kampung di pinggir danau Toba sana. Rute yang harus ditempuh: pekanbaru --> duri --> bagan batu --> rantauparapat -->Siantar --> Balige. Tapi pada prakteknya si sopir ntah lewat mana. Mana jalannya jelek, muter2 lagi, masak ke tarutung dolo baru balige??? Ah tak betol supir di sumatra ini. Sesampainya pagi hari di balige dengan perasaan dan kondisi yang lelah karena sumpeknya bus itu. Dilanjutkan dengan istirahat, karena kapal yang melayani rute balige-janjiraja itu baru narik pas sore hari, jadilah kegitana dilanjutkan dengan makan dan memandangi danau. Selayang pandang dapat dilihat danau TOBA tidak seindah dolo lagi. Gunungnya uda botak tak karuan, di beberapa spot terlihat bekas longsoran, danaunya kotor bisa dilihat dari indikator alami yaitu hadirnya enceng gondok bahkan sampai di tengah danau. Sore harinya baru berangkat dengan kapal kesana.... Sampai disana perderitaan belom berakhir kawan! Perjalan musti dilanjutkan dengan berjalan kaki, ga jauh sih paling 200 m, tapi mendaki dan jalannya ga mulus, melainkan jalan setapak dari batu. Duh pegel deh kaki eike... Sesampainya di rumah dolo ompung awa, barulah berjumpa dengan keluarga besar dan rasa capenya sedikit terobati dengan hadirnya sepiring saksang yang lezat..... muahmmmm.. hari pertama selese.
Cerita dilanjutkan esok harinya. Karena kelelahan, bangunlah awa siang hari. Langsung saja cuci muka (susah mandi bah di kampung dan selama perjalanan). ABis itu ikut acara keluarga. Pada intinya kelurga besar opung awa ingin bersilaturahmi dan meminta maap atas kesalahan2 yang pernah dilakukan oleh ompung2 awa di masa lalu. Jadi marsalam salam dame ma hita.
Esok harinya lagi, barulah dilakukan acara adat. Dimana seluruh keluarga hula hula ompung awa (kalo ga tahu hula hula, baca dolo atau cari info mengenai dalihan natolu) datang kesana. Acara gondang dan pemberian ulos dari pihak hula hula kepada pihak boru sebagai tanda keiklhasan hati. Mayan awa duilosi juga sekali.... heheheheh ulos untuk bere. :D
Tanggal 6 juli sudah kaboor awa dari sana. Pagi2 hari musti berangkat dari sana, soalnya kapal cuma ada kapal pagi. berangkatlah awa ke kota (kecamatan kali yah) bakara, tempat dimana pahlawan nasional dari tano batak sisingamangraja XII bertempur. Perjalan dilanjutkan dengan travel travelan (travel sempit-sempit) ke sidikalang... Ibukota kabupaten dairi. Destination Taman WIsata Iman, suatu taman yang sudah beberapa kali masuk TV sehingga membuat saya penasaran. Sesampainya di sidikalang pada sore harinya, beristirahat di rumah keluarga. Inilah uniknya adat batak, orang yang awalnya jauh, bisa tiba tiba menjadi dekat, karena melihat hubungan pertalian marga. Orang yang sebelumnya tidak saling mengenal, bisa menjadi akrab ketika mengetahui hubungan marga antar keduanya. Setalah melalui pengumpulan informasi, disepakatilah bahwa perjalanan ke taman wisata iman dilakukan esok harinya saja.
Esoknya....... Taman Wisata Iman terletak di luar kota sidikalang, di jalan raya kabupaten antara sidikalang dan medan, satu komplek dengan tugu letjend T.B. Simatupang dan pengarang lagu L. Manik. Di dalam taman wisata iman diawali dengan adanya miniatur mesjid dan miniatur kabbah. Lalu ada juga miniatur pagoda dan vihara serta patung dewi kwamn im (ini yah namanya????). Sebagai umat katolik, tentu saja bagian yang paling menarik bagi saya adalah bagian tentang hidup yesus, bagian tentang bagaimana awalnya umat israel iu terbentuk. Setiap bagian bagian penting dalam inil dibuat bentuk patung. Patung yang pertama adalaha patung mengenai bapa abraham yang hendak menyembelih putar tunggalnya yaitu ishak atas perintah Tuhan. melihat ketaatan Bapa abraham ini , maka yahwe kemudian menukar kurban sembelih itu dengan seekor domba dan Tuhan berjanji akan memberikan berkatnya bagi bangsa keturunan Bapa Abraham. patung berikutnya dilanjutkan dengan patung nabi Moses. Bagaimana nabi Moses membelah laut merah untuk mememipim bangsa israel keluar dari perbudakan mesir, lalu diukir juga the ten condements, kesepuluh perintah Allah yang turun kepada Moses. kemudian ada minitur gereja, yaiu church of navity kalo ga salah) di betlehem. Dimana tempat Tuhan Yesus dilahirkan. tersedia juga ruang berdoa bagi umat. Lalu ada patung-patung kisah sengsara Tuha Yesus, mulai dari berdoa di aman Getsemani sampai penyaliban di bukit kalvari. Kesemuanya itu dipadu dengan alam yang berbukit bukit, dimana taman ini dibangun di punggung bukit, ditambah lagi dengan adanya air terjun yang indah (sayang ga bisa dipake mandi). Benar benar memdaukan pengalaman wisata rohani dan wisata alam. twi thumbs up lah!
Hari berikutnya perjalanan dilanjutkan ke Kota Pematangsiantar. Kota kuliner, ada istilah yang isinya begini " cari duit boleh di kota lain, tapi kalo makan di siantar". Rencananya 2 hari akan dihabiskan disini, hari pertama ke prapat dan samosir (secara kedua tempat itu berdekatan) hari berikutnya dilanjutkan dengan berburu masakan (cem si bondan di wisata kuliner... maknyusss!). dari parapat nyerang ke tomok, awalnya pengen ke tuktuk tapi kayaknya ga seru dan jauh, jadi di tomok aja. Pas mo liat atarksi si gale gale (bayar pulak, dan mahal pulak 60k cuiii) datang pulak rombongan pejabat, jadilah awa nonton atraksi si gale gale gratis... :D :P abis itu pergi ke museum budaya, disana bisa ditemui perabotan dan garment masyarkat batak tradisional. Mulai dari temapt makan yang terbuat dari pokok kayu sampai baju pengantin adat. Sayang sebagai orang batak yang tumbuh dan besar di kota, awa banyak ga tahu dan ga kenal sama peralatan nenek moyang awa. Sore harinya pengen mandi mandi di danau toba, tapi berhubung ombak laut yang besar niat tersebut diurungkan.. jadinya langsung balik ke siantar. Di jalan masih sempat saya melihat batu gantung (duh susah amat liatnya dari darat, kalo dari danau baru jelas).
Hari terakhir.. nah ini dia.. MAKAN MAKAN!!! berdasarakan rekomendasi teman awa (yang warga sana). Mulailah awa hunt makanan makanan dewa. Pangsit (asli lho, bukan pangsit2an kayak di jawa), Bakpao (terjemahannya: babi di dalam roti, jadi bakpao itu ga pernah berisi ayam atau sapi), Masakan batak kayak babi panggang, sop babi, saksang... hueeeee semuanya nikmat-nikmat dengan porsi besar dan harga murah. Dan jangan lupa ke siantar belum lengkap tanpa mengunjungi toko roti ganda di jalan sutomo. Yang namanya amanada brownies, kartika sari, dkk dibal-balilah sama nikmatnya oleh2 dari toko ganda! Sayang aku ga bisa bawa kue2 ini ke bandung (keburu basi di jalan, soalnya gw bakal lama balik ke bandung). Efeknya???? 2 hari awa di siantar, naik 4 kg badan awa.. buset dah.... musti diet lg ini. ARGHHHHH!!!!!!
Sekarang sudah pulang ke Pekanbaru, sudah mandi bersih, sudah tidur pulas sudah klenyang dan sudah puas!!!! Minggu depan rencanannya gw balik ke bdg...
Duh senangnya!
Tuesday, July 10, 2007
RO
ragnarok online.....
you've ruin my live.
masak gara gara RO ga ngapa-ngapain awa.
ga belajar, ga kuliah (kan emang libur dodol!!!)
malas pulkam... ga ngeblog selama sebulan....
parah parah
you've ruin my live.
masak gara gara RO ga ngapa-ngapain awa.
ga belajar, ga kuliah (kan emang libur dodol!!!)
malas pulkam... ga ngeblog selama sebulan....
parah parah
Subscribe to:
Posts (Atom)